ma khazanah kebajikan
Kamis, 13 Juni 2013
Rabu, 22 Mei 2013
SEKOLAHKU(MA KAHAZANAH KEBAJIKAN)
Memberikan kenyamanan tuk mencari ilmu
Hingga membuatku menjadi seorang yang berguna
Tak ada yang bisa kulakukan untukmu
Selain ucapan "TERIMA KASIH"
Kau tempat ku menimba ilmu
Bertemu kawan,bercanda tawa
Tempat awal mengejar cita-cita
Merakit mimpi,meraih harapan
"TERIMA KASIH SEKOLAHKU"
UNTUKMU GURUKU
Engkau bagai pelita dalam kegelapan/Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan / Engkau patriot pahlawan bangsa tanpa tanda jasa.
Rasa-rasanya lagu ini selalu inget di hati kita. Yup,
bagi kita yang pernah mengenyam pendidikan di sekolah kayaknya nggak
bakalan lupa deh sama syair lagu ini. Apalagi buat kamu yang masih duduk
di bangku sekolah. Iya kan? Lagu yang kalo sekarang dinyanyikan pun
harusnya tetap membuat kita menghormati para guru. Soalnya cita-cita dan
harapan yang bisa kita raih sekarang ini juga ada andil dari mereka.
Sekecil apa pun. Apalagi kalo besar.
Masih terbayang bagaimana kita pas pertama kali masuk
sekolah, pertama kali belajar nulis. Pensil yang kita pegang ikut
bergetar karena tangan kita baru melakukannya, ditambah grogi pula. Tapi
guru kita di sekolah dasar itu dengan telaten mengajari dan membimbing
kita dengan tanpa pernah bosen. Seorang teman malah menikmati profesi
guru sebagai jalan hidupnya. Ya, memberi pelita kepada yang sedang
kegelapan adalah perbuatan yang insya Allah mulia. Apalagi jika ikhlas
dilakukan. Allah pasti akan memberikan hujan pahala yang deras. Sangat
deras barangkali.
Boys en galz , lagu Hymne Guru ini
selalu mengingatkan kita pada mereka, para guru. Perhatian, kasih
sayang, dan rasa pedulinya begitu luas hingga sulit bagi lisan ini untuk
mengukir kata-kata yang terindah untuk mereka. Didikan dan bimbingannya
masih terekam dalam benak kita dan tiap kata yang diucapkannya banyak
mengandung nasihat.
Kalo di rumah kita mendapatkan rasa itu dari ayah,
ibu, dan juga kakak-adik kita. Sementara di sekolah, guru yang
memberikan semua rasa itu pada kita. Rasanya tak mungkin kalo bukan
karena itu semua mereka mau membimbing kita. Mereka mengajar dengan
penuh perhatian, selain karena ada tujuan materi yang diinginkan dari
ilmu yang diajarkan kepada kita-kita, juga insya Allah berangkat dari
idealisme untuk menciptakan manusia-manusia pembelajar di masa depan.
Tentu, kita-kita ini diharapkan yang akan meneruskan perjuangan
membangun negeri ini sesuai bidang yang digarap dan mampu kita lakukan.
Awalnya, tentu kita belajar karena ada guru di sekolah.
Kalo udah ngomongin kebaikan juga pengorbanan yang mereka berikan untuk kita sepertinya nggak ada the end -nya.
Bener nggak seh? Coba aja lihat, setiap hari mereka lebih banyak
luangkan waktu di sekolah mulai dari ngajar, pertemuan para guru dan
mengerjakan soal-soal ditambah lagi kudu membimbing dan membina kalo ada
murid yang error tingkah lakunya. Waah itu semua rasanya butuh mata
yang harus awas dan tentunya waspada. Berat memang tugasnya dan juga
pengorbanannya. Tapi tentu betapa mulianya menjadi guru.
Pernah kan kamu lihat murid-murid pada ngumpul pada
jam istirahat? Bagi seorang guru fenomena ini tidak pernah lepas dari
perhatiannya. Tentu harapan guru semoga ngumpulnya mereka membicarakan
sesuatu yang baik. Bukan sebaliknya malah 'hajatan' obat. Berabe kan
kalo masalah ini lepas dari perhatian guru? Makanya bagi mereka dijuluki
pahlawan sudah bukan sesuatu yang langka. Emang sih bukan pahlawan
dalam kisah peperangan tapi kalo baca di Kamus Besar Bahasa Indonesia istilah
pahlawan itu terkait erat dengan sifat pengorbanannya. Setuju nggak?
BTW, gimana neh nasib guru kita saat ini? Sejahterakah mereka? Cerahkah
masa depan mereka?
Nasib guru kita
Entah, karena pemerintah menerjemahkan lirik lagu
‘hymne guru' itu secara keliru, sehingga yang dimaksud ‘pahlawan tanpa
tanda jasa' itu adalah mereka yang tanpa pamrih. Sehingga nggak dihargai
dengan gaji pun mungkin nggak akan melawan atau berontak. Kenapa? Ya
gitu deh, namanya pahlawan tanpa tanda jasa. Menyedihkan sekali ya?
Jadi inget lagunya Bang Iwan Fals yang sangat
terkenal, yakni “Oemar Bakri”. Lagu ini berkisah tentang keprihatinan
terhadap nasib guru. Seorang guru bernama Oemar Bakri dalam lagu Bang
Iwan Fals ini digambarkan sebagai sosok guru yang sangat mengabdi sampai
usia tuanya. Tetap semangat mengajar murid-murid tercintanya meski gaji
sering ‘disunat'. Tragis sekali.
Bahkan ketika murid-muridnya sudah ‘jadi orang',
sosok Oemar Bakri tetap saja sederhana, dan nasibnya tak kunjung
membaik. Saat ini pun kita sering mendengar kisah-kisah memilukan
tentang profesi guru. Ada banyak ‘Oemar Bakri' lainnya yang kini
menderita. Ya, seperti melanjutkan ‘estafet' nasib Oemar Bakri dalam
lagu Bang Iwan Fals tersebut.
Salah satunya adalah kisah seorang guru yang mengajar
di sebuah wilayah di daerah Gorontolo. Ibu guru kita ini bercerita di
acara Kembang Api-nya API (Audisi Pelawak TPI) 14 Agustus 2005 lalu.
Untuk mengambil gajinya yang menurut pengakuannya sekitar 1 jutaan itu,
ia harus berangkat dari rumahnya jam 5 pagi, dan baru sampai di kota
tujuan untuk mendapatkan gajinya sekitar jam 8 malam. Wuih, jauh banget
tuh (berapa kali ganti sendal ya?). Untuk menempuh perjalan jauh itu,
200 ribu rupiah katanya harus dikeluarkan. Kita bisa bayangin sendiri
gimana memprihatinkannya nasib guru di daerah.
Kalo di kota mungkin masih agak-agak bisa terobati
kali ye? Misalnya untuk menambah biaya dapur, bisa jadi tukang ojeg. Ini
juga ada kisah memilukan tentang seorang guru. Saya melihatnya di Trans
TV dalam acara Good Morning yang dipandu Ferdy Hassan dan
Rieke ‘Oneng' Dyah Pitaloka. Dalam salah satu laporannya, ada seorang
guru di Bekasi yang nyambi jadi tukang ojeg. Maklum guru honorer. Jika
tak salah dengar gajinya sekitar 400 ribuan gitu deh per bulannya.
Ini memang baru satu kasus, entah kasus lainnya yang tak terberitakan. Wallahu'alam .
Tapi meski hanya satu atau beberapa kasus yang bisa dihitung dengan
jari, tentunya ini adalah sebuah musibah. Ya, musibah bagi profesi
pengajar yang dengan ilmunya menjadikan kita-kita bisa belajar dan
bahkan bisa lebih pinter dari mereka dan nasib kita barangkali juga ada
yang lebih baik dari mereka.
Kita yakin juga kok, bahwa nasib guru yang agak-agak
lebih baik atau mungkin sangat baik juga ada. Tapi jumlahnya tak
sebanyak yang ‘merana'. Tentunya harus ada perhatian dan juga tindakan
nyata dari pemerintah untuk memikirkan solusi dari nasib guru dan juga
masalah pendidikan ini.
Ini memang harus diupayakan untuk segera ditangani.
Maklum saja, waktu terus berjalan dan roda kehidupan juga butuh energi
untuk menggerakkannya. Jika nasib guru terus memburuk, khawatir
idealisme sebagai pengajar juga akan pudar. Tergerus oleh naluri untuk
mempertahankan hidup. Idealismenya dikalahkan oleh urusan perut. Itu
sebabnya, jangan salahkan pula jika banyak dari kita sudah tak punya
cita-cita untuk menjadi guru. Karena melihat nasib para guru (secara
umum) yang mengenaskan.
Kenapa ini terjadi?
Sobat muda muslim, kita jadi berpikir lebih jauh, ada
apa sebenarnya dengan kondisi guru? Separah inikah nasib “pahlawan
tanpa tanda jasa”? Mengapa ini bisa terjadi? Pertanyaan-pertanyaan
seperti ini bisa terus menghantui kita dan berusaha mendapatkan jawaban
yang benar dan masuk akal.
Memang sih, masalah di negeri kita bukan hanya soal
guru. Bukan hanya soal pengangguran, bukan pula sekadar masalah kriminal
yang kian menggila. Masalah di negeri kita banyak sekali. Saking
banyaknya, rasanya tak akan cukup dituliskan secara lebih detil di
buletin kesayangan kamu yang cuma empat halaman ini.
Jika kita melihat lebih dalam (sumur kale!), tentu
kita berpikir bahwa kondisi masyarakat ini tak bisa lepas dari sistem
kehidupan yang mengendalikannya. Apakah akan bergolak atau tetap dingin,
sistemlah yang mengaturnya. Ambil contoh air yang ada di tempayan. Jika
tidak dipanasi dengan api ia tidak akan bergolak. Tetep dingin. Nggak
bereaksi sedikit pun.
Air yang ada di lemari es, karena dikondisikan oleh
‘sitem pendingin' dari kulkas itu, maka ia akan menjadi dingan dan
bahkan beku. Di sinilah sebuah sistem berperan besar.
Itu sebabnya, jika melihat fakta saat ini, ternyata
dalam kehidupan negara yang menerapkan kapitalisme-sekularisme, asas
manfaat yang disandarkan pada materi menjadi tolok ukur. Memang sangat
kompleks untuk menjelaskan tentang sistem kapitalisme. Mungkin saja
memerlukan berlembar-lembar halaman. Tapi di sini kita ‘bicara' singkat
aja. Semoga mengena. Oke?
Kita lebih melihat fakta dari diterapkannya
kapitalisme di sini, bahwa pemerintah lebih memfokuskan perhatiannya
kepada sektor-sektor yang cepat menghasilkan duit (itu pun jika tidak
dikorupsi pejabatnya). Dalam satu kasus saja, misalnya program
pemberdayaan guru dan peningkatan kesejahteraannya sering hanya berhenti
di seminar-seminar saja. Nyaris realisasinya tak terwujud di lapangan.
Menyedihkan.
Tapi sebaliknya, pemerintah kelihatan sangat getol
jika ada proyek-proyek yang cepat mendatangkan uang, seperti eksplorasi
minyak bumi, izin untuk tempat-tempat hiburan, pelacuran, perjudian,
pabrik minuman keras, dan bahkan ‘tutup mata' terhadap peredaran
narkoba. Tentu untuk beberapa kasus ada yang ditindak juga, tapi
biasanya itu yang nggak mendapatkan izin dan nggak ‘nyetor' upeti.
Coba aja dipikirin deh, daripada bikin lokalisasi
pelacuran, komplek perjudian dan ‘melindungi' peredaran narkoba,
anggarannya kan bisa dipake untuk kesejahteraan guru. Jangan sampe guru
yang kesulitan mengepulkan asap dapurnya karena gajinya rendah
ikutan-ikutan masang nomer cantik pembawa hoki di arena judi togel.
Menyoroti nasib guru ini, Ketua Umum Persatuan Guru
RI, Muhammad Surya menyampaikan, “Apa pun yang diperjuangkan untuk
perbaikan kesejahteraan guru berpulang pada sejauh mana komitmen
penyelenggara negara terhadap pendidikan. Studi banding kemana pun jika
tidak mengedepankan kepentingan pendidikan itu sendiri maka percuma” (Koran Tempo, 5 Agustus 2005)
Sobat muda muslim, masalah ini memang kompleks
banget. Satu-satunya jalan adalah dengan mengubah kondisi yang ada
supaya menjadi lebih baik. Selama sistem yang mengkondisikan kehidupan
ini tidak kita enyahkan, maka selama itu pula kita akan tetap terkurung
dalam arus kehidupan yang membuat kita semua menderita lahir-batin.
Ini insya Allah nggak akan terjadi jika kita mau
menerapkan aturan Islam yang akan mengatur kehidupan bermasyarakat dan
bernegara ini. Yakin itu.
Untukmu guruku
Semoga saja, nasib guru menjadi lebih baik di
masa-masa yang akan datang. Kita sendiri baru bisa mendoakan dan sedikit
memberi solusi. Namun, solusi yang baru bersifat wacana ini membutuhkan
dukungan dari pemerintah untuk merealisasikannya. Sebab, tanpa peran
mereka, harapan kita untuk meningkatkan kesejahteraan hidup para guru
tak akan pernah terwujud. Karena jasa guru termasuk berharga bagi
kemajuan sebuah peradaban. Pemerintah harus menghargai para pendidik dan
memajukan dunia pendidikan.
Itu sebabnya, amat wajar bahwa kita pantas dan layak
untuk menyampaikan ucapan terima kasih kepada guru kita semua. Ijinkan
kami memberikan tanda cinta kami yang tak pernah luntur oleh waktu.
Guruku, ketulusan dan keluasan ilmumu yang berguna selalu kau limpahkan
untuk bekalku nanti. Bila masih bisa mulutku berbicara kukatakan padamu:
terima kasih guruku.
Dan, semoga saja pemerintah bisa mewMA KHAZANAH KEBAJIKANujudkan niat
baiknya untuk menghormati, menghargai, dan memberikan yang terbaik untuk
para guru sebagai tanda cinta dan rasa terima kasih yang amat dalam.
Semoga Allah memudahkan niat dan langkah baik kita. Amin.
Tapi, rasanya sangat sulit terwujud jika pemerintah
masih menerapkan kapitalisme. Saatnya menjadikan Islam sebagai ideologi
negara. Siap kan?
MEMBUAT BAGROUND PADA PLASDISK
pemberian hadiah dari redi untuk sekolah tercinta
Selasa, 21 Mei 2013
MA khazanah kebajikan siprit
KATA-KATA MOTIVASI
Mendapatkan kawan bukan karena ingin dihargai tetapi untuk menjalin kerjasama dimasa depan.
Pertimbangkan apa yang kelak kita dapatkan, sebab awal mula merupakan bibit untuk hasil kelak nantinya.
Jangan mencari kawan yang membuat Anda merasa nyaman, tetapi carilah kawan yang memaksa Anda terus berkembang.
Bila Anda berpikir Anda bisa,maka Anda benar. Bila Anda berpikir Anda tidak bisa, Anda pun benar… karena itu ketika seseorang berpikir tidak bisa, maka sesungguhnya dia telah membuang kesempatan untuk menjadi bisa.
Konsentrasikan pikiran Anda pada sesuatu yang Anda lakukan Karena sinar matahari juga tidak dapat membakar sebelum difokuskan.
Manusia dibentuk dari keyakinannya. Apa yang ia yakini, itulah dia.
Bekerja lebih keras tidak lebih efektif dari bekerja lebih pintar.
Kebanyakan milyuner mendapat nilai B atau C di kampus. Mereka membangun kekayaan bukan dari IQ semata, melainkan kreativitas dan akal sehat.
Imajinasi lebih penting daripada pengetahuan.
Jika Anda dapat memimpikannya, Anda dapat melakukannya.
Masa depan adalah milik mereka yang percaya pada indahnya mimpi-mimpi mereka.
Cara terbaik meramalkan masa depan Anda adalah dengan menciptakan masa depan itu sendiri.
Kita harus menjadi perubahan yang ingin kita lihat di dunia.
Dalam setiap kisah sukses, Anda akan menemukan seseorang yang telah mengambil keputusan dengan berani.
Kesalahan terbesar adalah tidak pernah membuat keputusan. Setiap perawan tua sepakat dengan saya.
Tidak seorang pun akan mengikuti Anda jika Anda tidak tahu kemana harus melangkah.
Jika Anda ingin berbahagia selama satu jam, silakan tidur siang. Jika Anda ingin berbahagia selama satu hari, pergilah berpiknik. Bila Anda ingin berbahagia seminggu, pergilah berlibur. Bila Anda ingin berbahagia selama sebulan, menikahlah. Bila Anda ingin berbahagia selama setahun, warisilah kekayaan. Jika Anda ingin berbahagia seumur hidup, cintailah pekerjaan Anda.
Orang yang paling beruntung di dunia adalah orang yang telah mengembangkan rasa syukur yang hampir konstan, dalam situasi apapun.
Salah satu penemuan terbesar umat manusia adalah bahwa mereka bisa melakukan hal-hal yang sebelumnya mereka sangka tidak bisa dilakukan.
Apabila kita takut gagal, itu berarti kita telah membatasi kemampuan kita.
Biasakanlah untuk berpikir bahwa sukses hanya tinggal selangkah lagi dan pasti akan diraih, niscaya masa depan yang cerah akan ada di depan Anda.
Kegagalan terbesar adalah apabila kita tidak pernah mencoba.
Tidak ada jaminan kesuksesan, namun tidak mencobanya adalah jaminan kegagalan.
Anda takkan tahu apa yang tak dapat Anda lakukan, sampai Anda mencobanya.
Kegagalan hanya situasi tak terduga yang menuntut transformasi dalam makna positif. Ingat, Amerika Serikat merupakan hasil dari kegagalan total sebab Columbus sebenarnya ingin mencari jalan ke Asia.
Banyak orang yang sebenarnya sudah sangat dekat dengan sukses tapi sayangnya, mereka kemudian menyerah.
Anda harus memiliki tujuan jangka panjang agar tidak frustasi terhadap kegagalan jangka pendek.
Standar terbaik untuk mengukur keberhasilan Anda dalam kehidupan adalah dengan menghitung jumlah orang yang telah Anda buat bahagia.
Perjalanan sejauh 1000 mil dimulai dengan 1 langkah.
keindahaan hati tampak dari papar kata serta penghormatannya pada orang lain.
di dalam jiwa-jiwa yang tenang tersimpan kemampuan yang dasyat yang dapat menaklukkan isi dunia.
kepercayaan yaitu kunci sebagai hal penting didalam sesuatu keberhasilan
studi tidak cuma dengan ajukan pertanyaan, namun juga dengan lihat serta coba.
kemenangan tidaklah tujuan, namun hadiah untuk orang-orang yang akan berupaya serta terus mencoba
manusia yang berdosa yaitu manusia yang tidak dapat melupakan serta memaafkan kesalahannya dimasa lalu
waktu seseorang sudah jadi terhebat, maka sejatinya dia sedang beralih jadi orang yang terlemah.
orang berhasil yaitu orang yang tidak dulu berhenti coba walau sudah melewati seribu kegagalan
tidak dulu ada kata gagal untuk manusia-manusia yang terus berupaya. kegagalan cuma ada waktu manusia-manusia telah berhenti untuk coba.
menyesali apa yang berlangsung yaitu kebodohan selanjutnya dari orang-orang yang jatuh. sebaik-baiknya manusia yaitu sebagaikan kejatuhannya sebagai awal untuk coba yang baru, bukan hanya menyesalinya.
bila kita dulu alami waktu paling baik, maka kita tentu dapat alami waktu terburuk, dikarenakan dari moment-moment tersebut kita dapat mendapatkan makna sesuatu kebijaksanaan
untuk merubah diri anda, yang pertama anda mesti kerjakan yaitu mengubah yang anda pikirkan perihal diri anda sendiri.
kebahagiaan datang saat anda yakin pada apa yang anda kerjakan, tahu apa yang anda kerjakan, serta menyukai apa yang anda kerjakan.
waktu senja tiba, sudahkan anda mempersiapkan ranting-ranting kayu bakar yang dapat menyinari serta menghangatkan malam anda ?
keindahan sejati cuma dapat anda rasakan waktu anda dapat menikmatinya serta bersyukur.
senyuman dapat senantiasa bikin anda tampak 1000x lebih cantik dari sesungguhnya.
perihal yang kita benci pada diri kita sesungguhnya tidak lebih nyata dari pada perihal yang kita sukai dari diri kita sendiri.
Mendapatkan kawan bukan karena ingin dihargai tetapi untuk menjalin kerjasama dimasa depan.
Pertimbangkan apa yang kelak kita dapatkan, sebab awal mula merupakan bibit untuk hasil kelak nantinya.
Jangan mencari kawan yang membuat Anda merasa nyaman, tetapi carilah kawan yang memaksa Anda terus berkembang.
Bila Anda berpikir Anda bisa,maka Anda benar. Bila Anda berpikir Anda tidak bisa, Anda pun benar… karena itu ketika seseorang berpikir tidak bisa, maka sesungguhnya dia telah membuang kesempatan untuk menjadi bisa.
Konsentrasikan pikiran Anda pada sesuatu yang Anda lakukan Karena sinar matahari juga tidak dapat membakar sebelum difokuskan.
Manusia dibentuk dari keyakinannya. Apa yang ia yakini, itulah dia.
Bekerja lebih keras tidak lebih efektif dari bekerja lebih pintar.
Kebanyakan milyuner mendapat nilai B atau C di kampus. Mereka membangun kekayaan bukan dari IQ semata, melainkan kreativitas dan akal sehat.
Imajinasi lebih penting daripada pengetahuan.
Jika Anda dapat memimpikannya, Anda dapat melakukannya.
Masa depan adalah milik mereka yang percaya pada indahnya mimpi-mimpi mereka.
Cara terbaik meramalkan masa depan Anda adalah dengan menciptakan masa depan itu sendiri.
Kita harus menjadi perubahan yang ingin kita lihat di dunia.
Dalam setiap kisah sukses, Anda akan menemukan seseorang yang telah mengambil keputusan dengan berani.
Kesalahan terbesar adalah tidak pernah membuat keputusan. Setiap perawan tua sepakat dengan saya.
Tidak seorang pun akan mengikuti Anda jika Anda tidak tahu kemana harus melangkah.
Jika Anda ingin berbahagia selama satu jam, silakan tidur siang. Jika Anda ingin berbahagia selama satu hari, pergilah berpiknik. Bila Anda ingin berbahagia seminggu, pergilah berlibur. Bila Anda ingin berbahagia selama sebulan, menikahlah. Bila Anda ingin berbahagia selama setahun, warisilah kekayaan. Jika Anda ingin berbahagia seumur hidup, cintailah pekerjaan Anda.
Orang yang paling beruntung di dunia adalah orang yang telah mengembangkan rasa syukur yang hampir konstan, dalam situasi apapun.
Salah satu penemuan terbesar umat manusia adalah bahwa mereka bisa melakukan hal-hal yang sebelumnya mereka sangka tidak bisa dilakukan.
Apabila kita takut gagal, itu berarti kita telah membatasi kemampuan kita.
Biasakanlah untuk berpikir bahwa sukses hanya tinggal selangkah lagi dan pasti akan diraih, niscaya masa depan yang cerah akan ada di depan Anda.
Kegagalan terbesar adalah apabila kita tidak pernah mencoba.
Tidak ada jaminan kesuksesan, namun tidak mencobanya adalah jaminan kegagalan.
Anda takkan tahu apa yang tak dapat Anda lakukan, sampai Anda mencobanya.
Kegagalan hanya situasi tak terduga yang menuntut transformasi dalam makna positif. Ingat, Amerika Serikat merupakan hasil dari kegagalan total sebab Columbus sebenarnya ingin mencari jalan ke Asia.
Banyak orang yang sebenarnya sudah sangat dekat dengan sukses tapi sayangnya, mereka kemudian menyerah.
Anda harus memiliki tujuan jangka panjang agar tidak frustasi terhadap kegagalan jangka pendek.
Standar terbaik untuk mengukur keberhasilan Anda dalam kehidupan adalah dengan menghitung jumlah orang yang telah Anda buat bahagia.
Perjalanan sejauh 1000 mil dimulai dengan 1 langkah.
keindahaan hati tampak dari papar kata serta penghormatannya pada orang lain.
di dalam jiwa-jiwa yang tenang tersimpan kemampuan yang dasyat yang dapat menaklukkan isi dunia.
kepercayaan yaitu kunci sebagai hal penting didalam sesuatu keberhasilan
studi tidak cuma dengan ajukan pertanyaan, namun juga dengan lihat serta coba.
kemenangan tidaklah tujuan, namun hadiah untuk orang-orang yang akan berupaya serta terus mencoba
manusia yang berdosa yaitu manusia yang tidak dapat melupakan serta memaafkan kesalahannya dimasa lalu
waktu seseorang sudah jadi terhebat, maka sejatinya dia sedang beralih jadi orang yang terlemah.
orang berhasil yaitu orang yang tidak dulu berhenti coba walau sudah melewati seribu kegagalan
tidak dulu ada kata gagal untuk manusia-manusia yang terus berupaya. kegagalan cuma ada waktu manusia-manusia telah berhenti untuk coba.
menyesali apa yang berlangsung yaitu kebodohan selanjutnya dari orang-orang yang jatuh. sebaik-baiknya manusia yaitu sebagaikan kejatuhannya sebagai awal untuk coba yang baru, bukan hanya menyesalinya.
bila kita dulu alami waktu paling baik, maka kita tentu dapat alami waktu terburuk, dikarenakan dari moment-moment tersebut kita dapat mendapatkan makna sesuatu kebijaksanaan
untuk merubah diri anda, yang pertama anda mesti kerjakan yaitu mengubah yang anda pikirkan perihal diri anda sendiri.
kebahagiaan datang saat anda yakin pada apa yang anda kerjakan, tahu apa yang anda kerjakan, serta menyukai apa yang anda kerjakan.
waktu senja tiba, sudahkan anda mempersiapkan ranting-ranting kayu bakar yang dapat menyinari serta menghangatkan malam anda ?
keindahan sejati cuma dapat anda rasakan waktu anda dapat menikmatinya serta bersyukur.
senyuman dapat senantiasa bikin anda tampak 1000x lebih cantik dari sesungguhnya.
perihal yang kita benci pada diri kita sesungguhnya tidak lebih nyata dari pada perihal yang kita sukai dari diri kita sendiri.
Senin, 20 Mei 2013
Langganan:
Postingan (Atom)







Time in Jakarta